Pages

Senin, 26 April 2010

Positive Thinking pada Anak

Suatu hari, ada orang tua yang mengeluhkan kelemahan anaknya. “ bagaimana ya Usth, anak saya kok susah diatur. Kalau disuruh belajar susahnya minta ampun. Katanya sudah bisa. Padahal kalau dilihat nilainya, masih jauh dari harapan. Harus dengan cara apalagi saya harus membimbingnya ?”. sesuatu yang wajar terjadi. Siapa sich yang tidak ingin memiliki anak sholeh, cerdas dan berprestasi. Tahukah anda, jawaban apa yang diterima orang tua tadi . “ Ibu yang sholihat, yakinkah ibu bahwa anak ibu BISA ?”Orang tua tadi, cukup terhenyak dengan jawaban yang ia terima. Kok balik Tanya??
Seringkali kita sebagai orang tua melalaikan satu hal “ positive thinking “. Kita sering mengeluhkan kelemahan dan kekurangan anak kita. Padahal bisa jadi anak kita menjadi seperti itu karna pikiran kita juga. Bukankah Allah sesuai prasangka hambaNya? Bukankah setiap untaian kata orang tua bisa jadi do’a ?lalu, harus bagaimana ? positive thinking kuncinya. Coba kalau kita ingat kembali kata-kata yang sering kita dengar, “anakku nakal “, “anakku susah “, “anakku tidak bisa”, dll. Kata – kata ini adalah kata-kata negative yang akan berpengaruh pada anak. Belum percaya ??mari kita coba, merubah sedikit demi sedikit fikiran kita. Kita berfikir anak kita BISA, kemudian kita pilih kata – kata positif yang akan memotivasi anak, missal “ kamu pasti bisa nak “. Adakah perubahan pada anak ??buktikan saja.

1 komentar :

hilmy mengatakan...

slamat meraih mimpi..