Pages

Rabu, 29 Desember 2010

tidak terasa liburan 2 minggu sudah mau habis. hayo siapa yang makan ya kok habis.
sudah kangen anak - anak di sekolah. seperti apa ya mereka setelah liburan?

syukur

hari ini, aku bertemu banyak wajah lama.ada berapa ya ?satu, dua, tiga…satu orang di rumahnya dan dua orang di perpusda, sesuatu yang istimewakah? tidak juga, hanya sebuah kebetulan yang memberi makna. betapa diri ini harus lebih banyak bersyukur,..dan lebih baik lagi. kalo yang lain bisa, kenapa harus menyerah sebelum mencoba. bukankah Alloh menghendaki kita jadi pemenang kehidupan? bukan seorang pecundang yang lari begitu saja ketika hadapi sebuah masalah. HADAPILAH ! inilah realitanya,,,fitrahkah ini?entahlah..syukurlah ukhti,dengan segenap rasa syukur yang engkau miliki…^_^ harus lebih baik! bergerak, bersegera, berkarya n bermanfaat

adakah

berteman keheningan,
mengaca malam,
adakah yang terlihat, terbaca

rimis hati

sedari kemarin, hati rimis, mengiring gerimis di senja hari. ada apakah gerangan,? akankah muharrom ini kan jadi titik tolak perubahan.Laa haula wala quwwata illa billah.

salahkah bila kau rindu? rindu padaMu ya Rabb

hari – hari terlewat hanya kan jadi sejarah. berarti tidaknya, biarlah Alloh jua yang menilainya. fokus ke depan..hadapi tantangan

???

menjadi orang tua ternyata tak mudah. sudahkah kita menjadi orang tua yang menginspirasi ??

hampir setiap hari kita alami bersama, anak – anak kita yang penuh dengan masalah. sesuatu ang wajarkah ??benarkah anak kita bermasalah?ataukah kita sebagai orang tua yang bermasalah?

titik terang

teringat mimpi 4 tahun yang lalu, alhamdulillah mulai terlihat titik terang, meski terangnya tak cukup menyinari hati hati mereka yang belum mengerti, namun bagiku, selalu ada yang harus disyukuri,..

teruntuk orang – orang tersayang, kutitipkan dalam doaku,..semoga Alloh memuliakan kalian dunia akhirat..

dialog hati dua sisi

mengapa hati ini begitu rimis

adakah yang mengerti?

kucoba tanya mendung pagi

adakah yang berarti?

mengapa harus tersakiti

sakitkah ini?

kusapa angin pagi, dingin, sunyi

tak adakah yang bisa disyukuri

kau pun tersenyum penuh arti,

memandang langit pagi,

tak bisakah seluas cakrawala?

engkaupun tersenyum

senyum yang simpan beribu arti

semoga semua berarti

g.o.s.o.n.g

mataku asyik menatap layar laptop, sembari jari – jari menari di atas tuts keyboard. meski tariannya tak semahir juru ketik, tak apalah, biarlah kurangkai huruf menjadi kata, kata menjadi kalimat..dan akhirnya mengalirlah tulisan ini…

tiba – tiba , indera penciumanku menemukan jejak bau mencurigakan. kuberanjak dari kursi setiaku, kulihat kabel kipas angin. melelehkah ? pikirku

ternyata tidak. bau pun sementara hilang dari hidungku, hingga…

asyik kayaknya minum ” radix coffee ‘ kesukaanku,

ups ! aku pun terlonjak, wow…ada yang membara di atas komporku.

astaghfirulloh..ternyata..^_^ kulihat sosok tertidur lelap di samping anakku..

benturan

seorang adikku tersayang bertanya ” mengapa dalam hidup harus ada benturan “

kira – kira benturan apa ya? terbentur tembokkah atau yang lainnya ? he..he..bercanda

yach, begitulah hidup, dengan segala perniknya.benturan demi benturan akan menjadikan kita lebih dewasa. Wow..meski terkadang benturan itu menyakitkan, dan bekasnya kelihatan.

namun ada pertanyaan lain. seringkali kita menyalahkan sesuatu ketika kita terbentur. namun kenapa kita tidak bertanya pada diri kita ” kenapa kok bisa terbentur Ya ? ” pikir sendiri ya..^_^

membersamaimu

Bahagianya membersamaimu. meski terkadang diri sering bertanya, apa yang membuatku bahagia? entahlah..begitu pula ketika kutanya engkau dalam santaimu, bahagiakah engkau ? jawabmu pun selalu sama ” tidak tahu “

sesuatu yang anehkah ? ^_^ kita pun selalu tertawa lepas…

dan pikiran pun mengembara, memutar kembali memori terlewat.

subhanalloh, luar biasanya skenario Alloh!harus banyak bersyukur yach

ketika matahari menyapaku hari ini

ketika matahari menyapaku hari ini. Kusambut dengan seulas senyuman. Kubisikkan ungkapan syukur. Alhamdulillah, masih bisa sampai hari ini. Hari yang penuh warna dan cinta. Aku tersenyum lagi.kali ini lebih manis lagi. Ingin kunikmati indahnya hari ini. Tiba – tiba ada bayang menyapaku “ hei..bangun…bangun…”

Jumat, 26 November 2010

mengeja mimpi

sekeping hati
menghias hari
menyusuri mimpi,

percayakah engkau tentang mimpi ??
mimpi yang kan membawamu pada sesuatu yang lebih baik
yach ! mimpi dan harapan akan membuat kita lebih baik
bermimpilah kawan, berikhtiarlah
dan berdo’alah
Alloh pasti kan beri yang terbaik
Percayalah..

Mengeja mimpi satu per Satu
Ada kelu di ulu
Ada sendu menggantung
Di tepian hati
Ya A|lah akankah samPai ke sana ??

Tanyalah pada awan yang berarak indah
Adakah kedamaian di sana
Bolehkah engkau ke sana sekedar menyapa, cinta..
Cinta macam apakah yang kan kau jemput ?

Special tea for Umi





Mengamati anak – anak mengexplorasi mainannya. Sesuatu yang seru! Lepas, berani untuk mencoba .
“ mi..Umi..minta air ? “ sapa ayya sambil membawa gelas kesukaannya
“ mau buat apa mbak Ayya ? “
“ buat teh ya mi ya..”
Kutuangkan air di gelasnya.
“ sama teh mi…” pintanya memburuku
“ iya, sabar ya Nak,..” jawabku sambil membalik ikan goreng yang hampir gosong.
“ mi..mi…mi…” ia sudah berteriak – teriak minta teh….
Kuambilkan teh untuknya, kulanjutkan lagi aktivitasku di dapur.
Sejenak kubiarkan dia mencoba apa yang diinginkannya. Kudengar dia membutuhkan gula
“ pake gula Mi..”
“ iya, ambil sendiri ya, itu ada di meja …”
“ gelas lagi Mi…”
Sepertinya dia sudah mulai tahu kalau Uminya lagi repot dan mengejar waktu
Diambillah benda – benda yang diinginkannya.
Piring, gelas, sendok, mangkok dan baskom pun ikut turun ke lantai menemaninya bermain.
Sambil bermain, kudengar gumam – gumam kecilnya, bersenandung lagu kesukaannya
“ catu dua tida empa ima enam tuju lapan capa lajin ke cekola cari ilmu campe dapa…”
“ cunggu cenang amat cenang, banun pagi pagi cunggu cenang “
Ia pun terus asyik dengan percobaannya.
Air di kasih gula, diaduk – aduk, dituang – tuang, dari gelas pindah ke mangkok, dari mangkok pindah ke baskom. Di aduk lagi..
“ ye…jadi..! “ teriaknya dengan penuh gembira.
“ apanya Ya yang jadi ? sekilas kulihat ia dengan mainannya.
Wow…!! Aku sedikit terkejut. Air tumpah di mana – mana. Gula pun berceceran, dipakai mainan.hampir saja diri ini gregetan. Namun demi melihat kepolosannya, luluhlah hati ini. Seringkali sebagai manusia ketika kita menemukan hal – hal yang tidak kita sukai, biasanya yang muncul duluan adalah emosi. Wajarkah ? wajar saja. Namun,selalu ada hikmah yang bisa dipetik dari setiap kejadian. Jika saja aku sempat menemaninya bermain, tentu akan aku ajarkan, bagaimana membuat teh yang benar.terima kasih anakku.

biru haru

BIRU_ aku suka biru.
Tahukah engkau kenapa aku suka biru
yach langit itu biru,
laut itu biru,
gunung pun ketika kulihat dari jauh juga terlihat biru.
Semua teramat indah, BIRU yang kusuka.
Biru juga slalu membuatku terharu, rindu….

Jumat, 19 November 2010

Tips Belajar Al Qur'an Bersama Anak

Anda ingin anak sholeh sholehah ? apalagi hafal Al qur’an, subhanalloh, betapa menenangkan. Setiap orang tua pasti menginginginkan yang terbaik untuk anaknya. Bagaimanapun juga anak adalah invstasi orang tua, harapan di akhir kelak. Anak adalah mutiara, permata yang harus dijaga dan dirawat. Seberapa kemilaunya, tangan – tangan orang tualah yang berperan banyak. Seberapa sering kita membersihkannya, mengelapnya, menggosoknya biar senantiasa berkilau, seperti fitrahnya.

Banyak cara ditempuh orang tua untuk menjadikan anaknya benar-benar mutiara, permata penyejuk qolbu, kebanggaan orang tua.
Berikut ini ada beberapa tips mengajak anak menghafal Al Qur’an sejak dini :
• Motivasi
Berilah motivasi pada anak ketika mulai menghafal. Berilah penjelasan tujuan dan manfaat anak menghafal. Jadikan Alloh satu – satunya motivasi anak dalam menghafal. Dekatkan anak dengan Alloh sejak kecil.
• Tidak boleh memaksa anak
Tidak semua anak bisa menghafal seluruh isi Al Qur’an. Sebagian ada yang bisa menghafal sebagian dari Al Qur’an. So, usahakan tidak memaksa anak.
• Lakukan kegiatan yang meyenangkan
Kegiatan yang menyenangkan berpengaruh baik dalam perkembangan jiwa anak. Gunakan metode yang menyenangkan, misal : metode isyarat, memberi hadiah, atau melakukan berbagai bentuk permainan.
• Mulai dari ayat-ayat yang mudah dipahami
Ajaklah anak-anak menghafal dari ayat –ayat yang mudah dipahami sehingga bisa diterapkan dala kehidupan sehari –hari.Gunakan teknik bercerita yang melibatkan anak.
• Keteladanan
Bila orang tua menginginkan ank –anaknya menjadi pecinta Al Qur’an dan lebih lagi penghafal Al Qur’an, langkah pertama yang harus dilakukan adalah orang tua harus terlebih dahulu juga mencintai Al Qur’an dan rajin membaca Al Qur’an di rumah.


****************************

• YUPS ! BACK TO Qur’an yuuu......kkk

Sabtu, 04 September 2010

formula terbaru dari profesor

Profesor begitu aku menyebutnya. Kaca matanya yang tebal dan berantai, mengingatkanku akan sekilas wajah professor yang sedang berkutat di laboratorium. Dan bisa jadi ia pun sedang berkutat dalam laboratorium fikirannya. Kadang tak mudah bagiku memahaminya. Hanya saja, selalu ada sesuatu yang baru “ penemuan baru “ begitu ia menyebutkannya.sesuatu yang kadang mengagetkanku. Tak jarang pula, ia langsung berekspresi menunjukkan padaku. Hu..hu..mengharukan.
Aku bahagia, ia bisa menunjukkan apa yang dirasakannya. Apa yang diinginkannya,Meski terkadang dengan cara yang manis dan bahkan sangat manis untuk anak seusianya. Namun tak jarang pula ia hanya diam seribu basa. Menyimpan semua rasa. Ia hanya melirikku, memandangku penuh arti. Lalu tiba – tiba ia mengejutkanku dengan apa yang ia lakukan. Ia cukup berkata “ ustadzah…” seperti melihat slide actionnya, lalu ia tunjukkan apa yang ingin ia tunjukkan..dan tersenyumlah ia. Senyuman termanis pun kuberikan untuknya.
Dan sampailah hari ini, hari yang mengajarkanku banyak arti. Mengajariku banyak bersyukur.
2 hari tak kulihat senyumnya. Bukan karena ia tidak tersenyum.namun karena aku yang tak memperhatikan. 2 hari yang menyibukkanku. Aku yang mestinya menyibukkan waktuku. Berbalik arah waktu yang mengejarku. Bukan salah siapa- siapa. Salahku sendiri yang lena, lena memanage waktu, lena menyapanya, hingga aku terlewati senyum – senyum bahagianya.
Kukejar waktuku dengan tumpukan tugas yang menantiku. Dari balik jendela, Sesekali kuarahkan pandangan ke luar. Anak – anak berlarian , berteriak, tertawa lepas. Jam istirahat. Akupun tersenyum melepas lelah. Terlintas di benakku “ asyiknya dunia anak ”. kulanjutkan lagi kesibukanku. Jari jemari terus menari di atas tuts – tuts keyboard. Menyapa abjad , spasi, enter dan sesekali back space. Lelahkah aku? “ tidak “ begitu kukatakan pada hatiku, ini harus selesai, pikirku. Mumpung hari ini tidak ada jam ngajar, mumpung ada waktu. Aji mumpung jadinya ^_^
Teet…teet…teeet…bel tanda istirahat menghentikanku. Sejenak tertegun, mengingat sesuatu_^_^ waktunya istirahat. Kulemaskan jari – jariku, kugerakkan kepalaku.membuang semua penat. “ Allahu akbar “ ! kupekikkan dalam hatiku. Akupun bangkit meninggalkan kursi yang mungkin sudah penat juga kududuki. Kulangkahkan kaki menuju pintu, keluar..anak – anak dengan keceriannya menyapaku “ ustadzah..ustadzah..” reflex, senyum terindah pun untuk mereka. aku tertegun, ada sesuatu yang hilang..apa ya? Pikirku..ups ! senyuman itu, senyuman unik yang hampir tiap hari memberiku seuatu yang baru. Profesorku, di mana engkau ?? mataku menyusuri setiap anak yang lewat, menyapu setiap sudut yang terjangkau. Tiba – tiba kurasakan ada yang menatapku dari belakang. Kubalikkan badan. “ ustadzah…” setangkai bunga beserta vasnya terulur untukku. Bahagianya hatiku. Alhamdulilah, kulihat lagi senyum itu, semakin lebar dan lebar..dan ia pun berjalan cepat meninggalkanku. “Makasih ya sayang…”_ profesorku, kutunggu formula terbaru darimu. ^_^ alhamdulilah.

Kamis, 26 Agustus 2010

bukan kejora

hari ini bintang redup pun meredup.engkau tahu kawan?seterang apakah pijar bintang?banyak bintang yang terlihat.berkelap kelip penghias mata.coba lihat satu bintang nan redup.lambat laun redup semakin meredup.ada apakah gerangan.ingin kuambil bintang.kupegang tangan.dan perlahan kubuka.kuingin lihat pijarnya.akankah seterang yg kukira?
buat bintangku..
engkau mungkin bukan kejora itu
namun kuharap engkau pun lebih indah dari kejora.

Rabu, 25 Agustus 2010

kenyataan hari ini


Kenyataan hari ini adalah mimpi kemarin. tiada kata yang pantas dilantunkan, selain syukur..syukur..alhamdulillah. sesungguhnya dibalik episode hidup kita ada keajaiban skenarioNya. gak percaya ?? cobalah lihat sejenak, telusuri lagi hari - hari terlewat, bukankah Alloh selalu berikan yang terbaik buat kita ? sungguh,jenak - jenak hidup yang menyemangati.Fa bi ayyi 'alaa i robbikuma tukadzdziban ?? cinta, bahagia, impian ada di mana - mana, tiada karna belum tersyukuri. dan selanjutnya, akankah kenyataan hari ini kan jadi tonggak bersejarah tuk hari depan?? semoga dan semoga setiap kita mampu mengukir sejarah terbaik hidup kita.

Selasa, 20 Juli 2010

menyisir mimpi

aku tertegun di sini. menyisir mimpi.
menguatkan hati
tuk melangkah lagi
kususuri urut terurut
kuingat kait mengait
tiba~tiba mimpipun hadir menyapa
keajaiban kah?
aku pun tersenyum
dan melangkah lagi

Rabu, 14 Juli 2010

senja merindu

senja kembali menyapa.dalam balutan jingga nan menawan.jadi terkenang,kayuhan sepeda mengingatkanku akan...indahnya masa kelam..akupun terbawa.dan anginpun membawaku terbang..ke angkasa.ke luas nya impian.tunggu aku di sana..

mimpi

mimpi mengantarku sampai di sini.pelabuhan hati yang kunanti.akankah sampai di sini?sejenak.alunan mimpi membujukku pergi.namun kaki ini masih di sini.membersamai mimpi yg belum terhenti.semua masih menanti.

Minggu, 04 Juli 2010

bercita~citalah

bercita~citalah setinggi langit.namun kaki tetap menginjak bumi.begitulah kata~kata yang sering kita dengar.cita~cita dan harapan akan membuat kita lebih baik.bahkan al quran pun mengarahkn~hendaklah kita memperhatikan apa yang akan kita kerjakan di esok hari.subhanalloh dengan cita~cita yang jelas,apa yg kita impikan pun akan tercapai.insyalloh

memaknai sakit

baru kali ini cemas melanda.melihat buah hati terkulai lemas.demam 3 hari tak kunjung reda.apa yang engkau rasa nak?sabar ya sayang..begitu kubisikkan di telingamu.mendengarkah engkau?kuamati matamu yg redup,melirik.seolah menahan sakit.rintihan suaramu bagai hipnotis yg membuatku ingin trus mendampingimu.senyumlah nak..sedikit pun tidak apa~apa.subhanalloh.,seperti ini rasanya ketika anak sakit.namun yakinlah semua akan membawa ibroh.sakitmu kan jadi pengingat ummi/betapa berharganya kesehatan.maafkan ummi ya nak.smoga lekas sembuh.

Senin, 26 April 2010

si mata redup

matamu redup menatapku,
mengalirkan sesuatu yang tak jua kumengerti
tiba- tiba kau tersenyum
hadirkan tanya dalam benakku
apalagi yang kau bawa
hari ini
sekali lagi kau tersenyum
saat melihat kedatanganku
tak sabar kau ungkap semua rasa
meski lewat sunyi
andai kutahu apa maumu
takkan banyak tanya dalam benakku
maafkan aku Nak, jika banyak tanya
ustadzah…usth…begitu kau memanggilku
cukup bahagiakah kau dengan senyumku?
Ayo Nak, kita belajar…
Ajari aku ya…

Cita dan cinta

Sudah jadi azzamku , ‘tuk tetap di sini
Membersamai benih cita, dalam duka dan ceria
Sudah jadi langkahku, menapaki onak dan duri
Di setiap hari
Sudah jadi mimpiku, melihat cita menjadi nyata
Sudah jadi do’aku, terlantun, Mengiring kemenangan cita
Sudah jadi hatiku, menyentuhmu duhai cinta
Sudah jadi rinduku, menjumpaimu di syurga
Kutulis ini untukmu
Cita dan cinta
Rumah cinta, 27 April 2010

Untaian rindu

Seuntai senyum terangkai, terhaturkan ‘tuk ibu tercinta
Sepenuh kasih, kugenggam kubungakan tuk seorang bapak tersayang
Ada haru membeku, mengkristal dalam hati perindu
Ada syukur terlantun tuk sebuah realita sendu
Sendu yang mengajariku mengadu
Menundukkan wajah,bertekuk lutut di hadapan sang Rabbul izzati
Kubiarkan diri ini tersungkur,
menghirup harum bau sajadah, dalam balutan do’a
Menumpahkan segala kelu, rasa pada sang maha kuasa.
Subhanalloh…
Betapa indahnya cinta hanya padanya
Merasa, merindu hanya padanya
Semoga, ada cinta di hati mereka
Orang –orang tercinta
Semoga…semoga dan semoga

Hujan

Ketika hujan menyapaku malam ini,
terasa ada jiwa nan basah, menyegarkan.
ketika hujan teriring angin syahdu,
apa mau dikata,
jiwa pun layuh terhempas air dan rindu.
Hujan terus mengguyur,
meresapkan nilai – nilai
tak jua kupahami.
Sebenarnya apa maksud sapamu.
Teringat sepotong siluet kelam.
Ketika kuberlarian di tengah hujan,,
ada kepuasan tak terlukiskan.
.hujan yang kutemukan
di sepenggal masa terlewat.
Dan kini hujan pun kembali ,
menyapaku di sini, adakah arti ??

serpihan yang terserak

kupungut selembar serpih,
kuusap debu yang melekat
kugosok perlahan
agar terlihat indahnya
kupandangi serpih lagi
bersih
benar benar bersih
kulihat lagi
adakah yang berarti?
kutelusuri selembar serpih
kuamati setiap inci bagiannya
subhanalloh, betapa uniknya

hujan

kulihat hujan di balik jendela
rintik merintih
ada percik menyentuh hati
adakah arti ?
kucoba menyapa
adakah makna?
air pun mengalir, bertutur
tentang sesuatu yang terlewat
mengalun pelan tetesannya
disapanya jiwa -jiwa penuh dosa
adakah yang tersisa ?
akankah ke mana ?

Positive Thinking pada Anak

Suatu hari, ada orang tua yang mengeluhkan kelemahan anaknya. “ bagaimana ya Usth, anak saya kok susah diatur. Kalau disuruh belajar susahnya minta ampun. Katanya sudah bisa. Padahal kalau dilihat nilainya, masih jauh dari harapan. Harus dengan cara apalagi saya harus membimbingnya ?”. sesuatu yang wajar terjadi. Siapa sich yang tidak ingin memiliki anak sholeh, cerdas dan berprestasi. Tahukah anda, jawaban apa yang diterima orang tua tadi . “ Ibu yang sholihat, yakinkah ibu bahwa anak ibu BISA ?”Orang tua tadi, cukup terhenyak dengan jawaban yang ia terima. Kok balik Tanya??
Seringkali kita sebagai orang tua melalaikan satu hal “ positive thinking “. Kita sering mengeluhkan kelemahan dan kekurangan anak kita. Padahal bisa jadi anak kita menjadi seperti itu karna pikiran kita juga. Bukankah Allah sesuai prasangka hambaNya? Bukankah setiap untaian kata orang tua bisa jadi do’a ?lalu, harus bagaimana ? positive thinking kuncinya. Coba kalau kita ingat kembali kata-kata yang sering kita dengar, “anakku nakal “, “anakku susah “, “anakku tidak bisa”, dll. Kata – kata ini adalah kata-kata negative yang akan berpengaruh pada anak. Belum percaya ??mari kita coba, merubah sedikit demi sedikit fikiran kita. Kita berfikir anak kita BISA, kemudian kita pilih kata – kata positif yang akan memotivasi anak, missal “ kamu pasti bisa nak “. Adakah perubahan pada anak ??buktikan saja.

Selasa, 20 April 2010

merajut mimpi

tertegun di tepian hati,
terhenyak, tergerus laju sang waktu
semua berputar begitu cepat,
dan mimpi-mimpi pun terkaget
akankah sampai ke sana??