Subuh, mengingatkanku adzan subuh di asrama, sesekali kereta api menggetarkan relnya di belakang asrama.hmm…sepenggal kenangan”
dan kini, subuh pun mulai menyapa
ingin kujemput dengan senyuman
hayya ‘ala sholat
bangun – bangun, seolah ingin kubangunkan semua jiwa
saatnya mengadu sama Allah
menyapaNya, dalam kegelapan menjelang pagi
seperti saat – saat masih kecil..
satu persatu warga kampung langkahkan kaki menuju satu sumber suara, Adzan
hmmm…Ya Allah, segala puji bagi Mu yang masih memberiku waktu
tuk menjemput subuhMu…
Tidak ada komentar :
Posting Komentar